Dulu waktu kecil, kita cuma butuh satu hal untuk bahagia: duduk di depan TV tabung, nunggu jam tayang kartun kesayangan, sambil makan mi instan atau roti bakar. Kartun seperti Doraemon, Tom & Jerry, Upin Ipin, Spongebob, atau Pokémon adalah teman setia yang selalu ada di setiap sore. Tapi sekarang, di tahun 2026, kartun sudah berubah drastis — dari cara produksi, gaya visual, sampai cara kita menontonnya. Mana yang lebih baik? Dulu atau sekarang? Di artikel ini, ToonMania akan bandingkan kartun dulu (era 90an–2000an) dengan kartun sekarang secara jujur, tanpa memihak, tapi penuh nostalgia. Yuk, kita jalan-jalan ke masa lalu sambil lihat apa yang berubah di masa depan animasi.
1. Gaya Animasi & Visual: Dari 2D Klasik ke 3D & Hybrid

Dulu (90an–2000an): Hampir semua kartun pakai animasi 2D tradisional yang digambar tangan. Garis-garisnya tebal, warna cerah tapi agak kasar, dan gerakannya terasa “organik” karena dibuat frame per frame. Contoh:
- Tom & Jerry: animasi klasik, ekspresi wajah lebay, tapi penuh karakter.
- Doraemon: warna solid, background sederhana, fokus pada cerita & humor.
Sekarang (2020–2026): Dominasi 3D CGI dan hybrid 2D–3D. Animasi lebih halus, lighting realistis, efek partikel canggih, dan warna lebih gradien. Banyak yang pakai software seperti Blender, Toon Boom, atau Unreal Engine untuk animasi real-time.
- Contoh: Spider-Verse series, Arcane, atau kartun lokal seperti Si Juki versi terbaru — visualnya detail banget, hampir kayak film bioskop.
Mana lebih bagus? Dulu menang di kehangatan & kesederhanaan. Sekarang menang di detail & imersi. Tapi banyak fans bilang: “Kartun dulu lebih punya jiwa, sekarang terlalu sempurna sampai terasa dingin.”
2. Cerita & Tema: Dari Simpel & Lucu ke Kompleks & Emosional

Dulu: Cerita pendek, episodik, fokus pada humor slapstick, petualangan ringan, dan moral sederhana. Jarang ada plot berkelanjutan panjang.
- Contoh: SpongeBob — tiap episode berdiri sendiri, lucu absurd, nggak perlu mikir dalam.
- Doraemon — setiap cerita selesai dalam 20 menit, pesan moralnya jelas.
Sekarang: Banyak kartun yang punya cerita serial panjang, tema dewasa, emosi kompleks, dan bahkan isu sosial.
- Contoh: The Owl House, Amphibia, atau Arcane — punya plot besar, karakter berkembang, dan ending yang bikin nangis.
- Kartun anak pun mulai berani bahas mental health, diversity, dan self-acceptance.
Kesimpulan: Dulu lebih ringan & mudah ditonton kapan saja. Sekarang lebih dalam & bikin ketagihan, tapi kadang terasa “berat” buat anak kecil.
3. Cara Nonton: Dari TV Tabung ke Streaming & Mobile

Dulu: Harus nunggu jadwal tayang di TV (Indosiar, RCTI, Spacetoon), kalau ketinggalan ya sudah.
- Seru karena kita nonton bareng keluarga, tapi terbatas waktu.
Sekarang: Bisa nonton kapan saja di Netflix, Disney+, YouTube, Bilibili, atau aplikasi lokal.
- Bisa maraton seharian, subtitle beragam, bahkan ada behind the scene & theory video di YouTube.
Dampaknya: Kita lebih bebas, tapi kehilangan momen “nunggu kartun kesayangan” yang bikin deg-degan.
4. Karakter & Representasi: Dari Stereotip ke Diversity
Dulu: Karakter cenderung stereotip: cowok macho, cewek feminin, villain jahat banget. Representasi minoritas jarang.
- Contoh: banyak kartun Barat dulu punya karakter Asia yang “kuning” dan eksotis.
Sekarang: Representasi jauh lebih baik: karakter LGBTQ+, etnis beragam, kulit gelap, disabilitas, dll.
- Contoh: The Owl House (LGBTQ+ lead), Craig of the Creek (diversity tinggi), atau kartun lokal seperti Aditya & Magical Glasses yang mulai masukin budaya Indonesia.
Kesimpulan: Sekarang jauh lebih inklusif & relatable buat anak zaman sekarang.
Kesimpulan: Dulu atau Sekarang, Mana yang Lebih Baik?
Kartun dulu punya kehangatan, kesederhanaan, dan nostalgia yang sulit ditandingi. Kartun sekarang punya visual memukau, cerita dalam, dan representasi yang lebih baik. Tapi yang pasti: keduanya punya tempat di hati kita. Dulu bikin kita ketawa tanpa beban, sekarang bikin kita mikir sambil tersenyum. Yang terpenting, kartun tetap jadi pelarian manis dari dunia nyata — baik itu di TV tabung tahun 2000 atau di HP layar AMOLED tahun 2026.
Mau tahu kartun mana yang paling underrated atau teori gelap dari kartun favoritmu? Cek artikel seru dan meme kartun viral di ToonMania di sini — update setiap minggu!
Terakhir update: 27 Januari 2026


Tinggalkan Balasan